Caramu Menggunakan Bantal Leher Selama Ini Ternyata Salah!

Apakah kamu termasuk orang yang gemar melakukan perjalanan jauh atau traveling? Jika iya, pasti kamu tidak akan pernah membiarkan bantal leher jauh-jauh dari kamu karena bantal leher adalah penolong saat merasa kelelahan. Atau justru barang ini kamu jadikan sebagai oleh-oleh, seperti souvenir bantal leher  mobil dan lainnya? Bantal leher memang sering kali dijadikan sebagai pilihan memento saat kita traveling. Namun, saat kamu touring apakah kamu pernah berpikir jika cara menggunakan bantal leher selama ini ternyata salah? Begini penjelasannya:

Biasanya ketika lelah kita menggunakan bantal leher sebagai bantalan untuk tidur kita menjadi lebih nyenyak dan menghindarkan kita dari nyeri leher dengan posisi bantal leher berbentuk U di belakang leher kita. Nah, di sinilah kesalahan kita, teman-teman. Menurut seorang ahli, Dokter Spesialis Masalah Tidur, Dr. Michael Breus, mengatakan bahwa penggunaan bantal leher berbentuk U dengan diletakkannya di belakang leher adalah sebuah kesalahan. Loh?

Padahal kita sebelumnya pasti berpikir ketika menggunakan bantal leher berbentuk U pasti di posisikan di belakang leher untuk kenyamanan kita di saat tidur. Dan ternyata posisi tersebut adalah salah. Iya, Breus mengatakan bahwa seharusnya ketika menggunakan bantal leher berbentuk U di posisikan di bagian dagu, bukan di belakang. Dengan menggunakan bantal berbentuk U di bagian dagu akan membuat kita lebih nyaman ketika tidur karena saat kita tertidur dan mengalami guncangan, kepala akan mudah bergoyang maka ketika bantal leher di letakkan di bagian dagu akan membuat kepala dan leher kita lebih terlindungi dari guncangan tersebut. Terlebih saat kita berada di pesawat dan terjadi turbulensi, menggunakan bantal leher berbentuk U di bagian dagu akan lebih melindungi kita dari turbulensi.

Dr. Breus juga menyarankan, ketika kita berada di dalam pesawat hendaknya memilih kursi di dekat jendela dari pada di dekat lorong kabin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa guncangan turbulensi karena guncangan turbulensi akan lebih terasa di dekat lorong kabin dari pada di dekat jendela. Dengan di dekat jendela kita juga lebih merasa nyaman ketika tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *